Kemerdekaan Agama, Toleransi dan Radikalisme (2)

Civis 001/2016 (Republika, Selasa 13 Oktober 2015)   Dan, situasi akan semakin memburuk serta berbahaya pada saat politisi menyalahgunakan agama untuk tujuan-tujuan pragmatisnya sendiri. Selama sikap semacam ini berlanjut di kalangan mereka yang juga menyebut...

Kemerdekaan Agama, Toleransi dan Radikalisme (1)

Civis 001/2016   (Republika, Selasa 6 Oktober 2015)   Institut Leimena pimpinan Jakob Tobing sangat bergiat mengadakan berbagai pertemuan, diskusi, dialog, simposium, dan yang sejenis itu tentang masalah-masalah yang berakaitan dengan agama, kebudayaan,...

Gereja dan Strategi Pemberdayaan Warga dalam Demokrasi (6)

Civis 004/2015 Sebagai negara Pancasila kita menempatkan agama-agama dan adat istiadat yang sangat beragam itu sebagai sumber etik, moral, dan spiritual hukum kita. Aturan hukum juga perlu memfasilitasi praktek menjalankan iman masing-masing penganut agama tanpa...

Gereja dan Strategi Pemberdayaan Warga dalam Demokrasi (5)

Civis 004/2015 Konsolidasi demokrasi.   Salah satu ketentuan dalam demokrasi kita adalah penyelenggaraan pilpres dan pemilu yang luber, jurdil dan berkala. Pemilu dan pilpres adalah mekanisme bagi warga untuk menggerakkan dan memutar roda sirkulasi kepemimpinan...

Gereja dan Strategi Pemberdayaan Warga dalam Demokrasi (4)

Civis 004/2015 Hak-hak asasi manusia   Suatu tonggak sejarah penting lainnya adalah bahwa UUD 1945 setelah amandemen memuat lengkap penghormatan atas hak-hak asasi manusia.1 Ketentuan dalam UUD 1945 mengakui bahwa HAM itu bukan pemberian UUD ataupun negara. HAM...
Loading...