IL News No. 003/2011
oleh Institut Leimena

Manado, 10-11 Januari 2011

“Lebe bae kalah nasi daripada kalah aksi” adalah pameo terkenal masyarakat Manado. Tim Institut Leimena harus mengakui aksi kota Manado yang mampu menghadirkan Video Conference via SKYPE dengan sangat lancar. Kota Manado adalah satu-satunya kota (dari seluruh rangkaian kunjungan ke Sulawesi) dimana Video Conference berhasil disimulasikan dengan sempurna sebagai bagian dari peran teknologi yang diharapkan dapat memperlancar komunikasi jejaring antar daerah, terutama dalam rangka menghadirkan narasumber-narasumber yang memiliki waktu terbatas. Hal ini didukung oleh infrastruktur internet yang sangat baik.

Sesi “Peran Teknologi dalam Pemberdayaan Warga” adalah bagian dari Seminar dan Workshop kaderisasi kebangsaan yang menghadirkan 2 (dua) narasumber Institut Leimena di Jakarta. Tobias Basuki (Director of Studies, Institut Leimena) memberikan paparan singkat mengenai studi indeks kebebasan beragama di Indonesia. Grace Emilia (Director of Communications and Marketing, Institut Leimena) juga memperkenalkan konsep IL News terbaru yang akan menolong warga secara aktif berperan dalam melakukan advokasi kebijakan publik. Para peserta yang hadir juga berkesempatan melakukan tanya jawab dengan kedua narasumber di Jakarta ini.

Drs. Jakob Tobing, MPA (Presiden, Institut Leimena) juga berkesempatan hadir dan berdialog langsung mengenai Pancasila dan UUD’45. Workshop yang membahas RUU Zakat mengajak peserta berpikir kritis sebagai seorang anggota Dewan terhormat yang membela kepentingan rakyat. Hal ini menolong peserta memahami konsep kehidupan bermasyarakat dan bernegara dengan lebih obyektif.

Institut Leimena bekerjasama dengan BPMS Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) mengadakan Seminar dan Workshop Kaderisasi Kebangsaan ini di GMIM “Jemaat” Kristus Manado pada tanggal 10-11 January 2011. Acara dibuka dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Arthur Rumengan (Sekretaris Umum BPMS GMIM) dan dihadiri oleh 80an peserta dari sinode GMIM, KGPM, GSKI Sulut, anggota DPRD Minahasa Utara, Radio Sion, dan undangan lainnya.

Responsible Citizenship

in Religious Society

Ikuti update Institut Leimena