IL News 003/2021
Medan, 19 Februari 2021

 

Prof. Alwi Shihab, Senior Fellow Institut Leimena, menjadi salah satu narasumber pada acara Seminar dan Peluncuran Buku Moderasi Beragama dengan tema “Membangun Moderasi Beragama, Membangun Peradaban Dunia” pada 19 Februari 2021. Acara ini diselenggarakan secara luring (luar jaringan) maupun daring (dalam jaringan) oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut).

Situasi moderasi beragama di Sumatera Utara sendiri bila dilihat dari permukaan pada dasarnya terpelihara dengan baik. Namun bila dilihat lebih ke dalam, potensi konflik dan cara beragama yang sangat ekslusif masih menjadi tantangan. Sebagian orang masih terlibat dalam berbagai peristiwa intoleransi di Sumatera Utara. Sebut saja peristiwa yang diduga penistaan agama dan menyulut terjadinya konflik kekerasan dengan pembakaran vihara di Tanjung Balai Asahan pada tahun 2016. Kemudian pada tahun 2016 peristiwa penyerangan pendeta dan gereja Santo Joseph di jalan Dr. Mansyur yang dilakukan oleh seorang pemuda berusia 18 tahun saat ibadah minggu di gereja dengan menggunakan bom pipa.

Prof. Alwi dalam paparannya menyampaikan intisari dari moderasi beragama, yakni semangat dan kemauan untuk menjadikan agama sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ia mengajak semua manusia untuk menerima dan memahami perbedaan sebagai sebuah keniscayaan dan kekuatan yang dapat dijadikan landasan menuju kehidupan yang lebih baik.

sumber foto: uinsu.ac.id

Subscribed YouTube WargaNegara

 

Responsible Citizenship

in Religious Society

Ikuti update Institut Leimena