IL News 023/2012
oleh Institut Leimena

Badung (Bali), 12 April 2012

Kuliah umum tentang Kebangsaan telah dilakukan di Universitas Dyhana Pura (Undira) di Dalung, Kuta Utara, Badung-Bali, pada hari Kamis, 12 April 2012 dalam kerjasama antara Undhira dan Institut Leimena.

Hadir dalam kuliah umum tersebut Rektor  Undhira, Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., dekan Fakultas Ekonomi dan Humaniora, I.G.B. Rai Utama, SE., M.MA., MA., beserta beberapa staf pengajar Undhira. Dalam kuliah umum ini, hadir sekitar 100 mahasiswa Undhira yang sebagian besar adalah orang Bali.

Undhira adalah sebuah universitas yang berada di bawah naungan Sinode Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB) yang cukup diminati oleh masyarakat di Bali.  Menurut penjelasan dari Rektor Undhira, Undhira tidak hanya memperhatikan pengembangan aspek intelektual saja, tetapi juga memberikan penekanan pada pengembangan karakter untuk menghasilkan Warga Negara Indonesia yang seutuhnya.
Kuliah umum ini mengajak mahasiswa untuk menyadari arti penting dari Pembukaan UUD 1945 yang menjadi gagasan dasar dari keberadaan bangsa Indonesia. Indonesia adalah suatu bangsa yang dipersatukan bukan oleh karena kesamaan tradisi, suku, daerah ataupun agama melainkan Indonesia dipersatukan oleh karena gagasan atau cita-cita yang sama yang ada di Pembukaan UUD 1945.
Penyelarasan antara pasal-pasal di batang tubuh UUD 1945 dan Pembukaan UUD 1945 melalui proses amandemen UUD 1945 di tahun 1999-2002 merupakan suatu langkah yang sangat penting dalam pencapaian cita-cita bangsa Indonesia. Pembicara pada kuliah umum ini adalah Matius Ho dan Budi Setiamarga dari Institut Leimena. (BS)

Responsible Citizenship

in Religious Society

Ikuti update Institut Leimena