IL News 003/2020
Mandalay, Myanmar, 10-13 Desember 2019

Matius Ho, direktur eksekutif Institut Leimena, memberikan ceramah mengenai sejarah lahirnya Indonesia dan latar belakang kemajemukan beragama di Indonesia kepada para pimpinan gereja di Mandalay, Myanmar, dalam Certificate Training Program on Religion and Rule of Law pada tanggal 10-13 Desember 2019. Program ini diadakan oleh dua lembaga dari Amerika Serikat yaitu Institute for Global Engagement dan Brigham Young University. Matius menekankan pentingnya membangun kerjasama lintas agama, serta berbagi pengalaman dan program yang dilakukan Institut Leimena di Indonesia. Pengalaman Indonesia yang begitu majemuk secara etnis dan agama tapi dapat menjadi satu bangsa merupakan contoh yang menarik bagi peserta pelatihan karena Myanmar masih menghadapi banyak ketegangan etnis dan agama. Selain memberikan pelatihan, ia juga hadir dalam pertemuan para tokoh lintas agama—Budha, Islam, dan Kristen—di Mandalay.

Responsible Citizenship

in Religious Society

Ikuti update Institut Leimena