Foto: Idy Muzayyad, M.Si., Dr. KH Marsyudi Suhud, Matius Ho, Budi Setiamarga, KH Masduki Baidlowi, M.Si., Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang, Js. Kristan, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Paulus Florianus, S.S., Jessica Tanoesoedibjo, dan Yosep Adi Prasetyo.

IL News 007/2021

 

14 Juli 2021

Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Institut Leimena, bekerjasama mengadakan Sarasehan Jurnalis Lintas Agama dengan topik “Peran Media Keagamaan dalam Mewujudkan Harmonisasi Keberagaman”, pada tanggal 14 Juli 2021. Acara webinar tersebut disambut antusias oleh 710 peserta yang hadir secara virtual dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan luar negeri.

Matius Ho, Direktur Eksekutif Institut Leimena, menyampaikan dalam sambutan di awal acara, “Kepercayaan kepada Tuhan penting bagi 96% penduduk Indonesia, sehingga pemberitaan terkait agama ikut membentuk pola pikir dan perilaku masyarakat kita. Media keagamaan, yang sering kali dianggap media “kalangan sendiri,” berpengaruh melampaui kalangan umatnya sendiri, karena isinya ikut membentuk cara pandang kita terhadap yang berbeda agama dan keyakinan. Bahkan mungkin lebih berpengaruh ketimbang media mainstream.”

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH Marsyudi Suhud, mengajak para peserta, “Ayo, ciptakan bareng-bareng orang yang mampu ngomong, orang yang bisa menyampaikan di publik. Jangan diam. Karena kalau kita diam untuk ri’ayatul ummah, menjaga umat, dan menjaga bangsa ini, negara ini…. Kalau kita diam, akan dikalahkan oleh hoax, oleh medsos kebencian.”

Sesi pertama, dimoderatori oleh Idy Muzayyad, M.Si (Wakil Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI), berjudul “Membangun Persepsi Positif terhadap yang Berbeda Agama: Urgensi dan Tantangan dalam Pembinaan Umat”. Narasumber pada sesi ini adalah KH Masduki Baidlowi, M.Si (Ketua MUI bidang Infokom), Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang (Ketua Umum Lembaga Alkitab Indonesia), dan Js. Kristan (Tokoh Konghucu).

Sesi kedua berjudul “Peran Media Keagamaan dalam Membangun Relasi Antarumat Beragama”, dimoderatori oleh Budi H. Setiamarga, Ph.D. (Institut Leimena), dengan narasumber: Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Sekretaris Umum PP Muhammadiyah), Paulus Florianus, S.S. (Program Manager, DAAI TV), Jessica Tanoesoedibjo (Penasehat Life Channel, MNC Vision), dan Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers 2016-2019).

Seluruh peserta memberikan respon yang sangat positif, bahkan diharapkan adanya kegiatan lanjutan dari kegiatan ini. Komisi Infokom MUI dan Institut Leimena berharap adanya forum silaturahmi dan dialog jurnalis lintas agama di tanah air ini dapat membangun keharmonisan keberagaman dan memperkuat relasi lintas agama di masyarakat.

Simak juga liputan lainnya tentang kegiatan ini:

Abdul Mu’ti: Masyarakat Over Sensitif terhadap Isu-isu keagamaan (https://nasional.sindonews.com/read/482770/15/abdul-muti-masyarakat-over-sensitif-terhadap-isu-isu-keagamaan-1626246446)

MUI Dorong Peran Media Keagamaan dalam Membangun Toleransi (https://www.antaranews.com/video/2266774/mui-dorong-peran-media-keagamaan-dalam-membangun-toleransi)

Subscribed YouTube WargaNegara

 

Responsible Citizenship

in Religious Society

Ikuti update Institut Leimena