IL News 016/2019
Sekolah Tinggi Teologi Reformed Indonesia (STTRI).
Jakarta, 22-26 Juli 2019.

“Kuliah ini membuat aku jatuh hati pada Indonesia,” demikian tutur Karina Pasha Indiana, mahasiswi angkatan 2018 program STh, STTRI Jakarta. Karina dan 12 (dua belas) orang mahasiswa/i dari STTRI mengikuti kuliah  intensif Kewarganegaraan yang berlangsung pada tanggal 22-26 Juli 2019. Kuliah ini diampu oleh Budi H. Setiamarga dan Daniel Adipranata dari  Institut Leimena.

Kuliah intensif yang berlangsung 5 (lima) hari ini, membahas tentang berbagai aspek dalam  kewarganegaraan yang bertanggungjawab. Sebagai warga negara Kerajaan Allah dan warga negara Indonesia, para mahasiswa diajak untuk menyusuri sejarah perjuangan cita-cita Indonesia,  mengenal Konstitusi  dan juga bagaimana berperan dalam konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Pada hari ketiga perkuliahan, para mahasiswa berkunjung ke museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Di museum yang bersih dan modern ini, para mahasiswa diajak untuk mengenal secara lebih jauh perjuangan para pemuda dari berbagai Jong (perkumpulan), dari seluruh pelosok Indonesia. Lomba foto di Instagram, dengan maknanya bagi pemuda kini, menjadi tugas perkuliahan di museum.

Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata menjadi kunjungan di hari terakhir perkuliahan Kewarganegaraan. Kemerdekaan Indonesia diperjuangkan oleh berbagai suku dan agama. Hal ini terlihat jelas di TMP Kalibata. Para mahasiswa diajak untuk berkunjung di makam dr Johannes Leimena, dan juga ke  makam D.I. Panjaitan, K.S. Tubun, TB. Simatupang, dan  Latumenten. Para pahlawan ini hanyalah sebagian kecil dari para pejuang kemerdekaan Indonesia, mereka mencintai negeri ini dan mengabdi bagi Ibu Pertiwi.

“Yang perlu dipertahankan dari kelas ini menurut saya adalah keseruan dalam belajarnya, kegiatan dalam belajar langsung dari tempat-tempat kunjungan merupakan hal yang baik untuk meransang keingintahuan dan terutama mahasiswa dapat terbangkitkan semangat nasionalismenya, sehingga akan terinspirasi menjadi Hamba Tuhan yang dapat menjadi berkat bagi bangsa dan negara NKRI” (Ezra Hanani Utomo, GBT Alfa Omega Semarang, Jurusan program S.Th).

Sumbangan Bapak/Ibu menolong kami menjalankan program kerja dengan lebih baik dan independen. Silakan scan QR code ini dengan aplikasi GoPay, Ovo, Dana, Uangku, LinkAja, atau T-Money, untuk memberikan sumbangan kepada Institut Leimena. Terima kasih!